Dihukum Empat Pertandingan, Lionel Messi Angkat Suara

Kapten Tim Nasional (timnas) Argentina Lionel Messi bersikeras bahwa dirinya tidak melakukan kesalahan. Setelah dirinya menerima hukuman larangan tampil sebanyak empat laga. Lantaran dianggap bintang Barcelona tersebut menghina hakim garis dengan kata-kata yang tidak pantas.

Lionel Messi

Lionel Messi mengungkapkan bahwa hukumannya tidak adil

Pada pertandingan melawan Cile dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2018 Rusia, pemain peraih lima kali Ballon d’Or ini mampu mencetak satu gol. Namun, friksi yang terjadi antara dirinya dengan hakim garis di babak kedua. Memaksa La Pulga harus dijatuhi sanksi yang hanya berjarak beberapa jam sebelum pertandingan krusial melawan Bolivia berlangsung.

Alhasil, Tim Tango terpaksa menuai hasil yang buruk dalam partai melawan Bolivia. Pertandingan yang dihelat di Stadion Hernando Siles, La Paz itu berakhir dengan kedudukan 2-0 untuk keunggulan tim Angel Guillermo Hoyos. Lantas, Messi menegaskan bahwa suspensi yang dirinya terima adalah hal yang tidak adil.

“Kata-kata yang keluar dari mulut saya tidak pernah ditujukan untuk asisten. Tapi saya tunjukkan kepada angin yang berhembus,” ujar Messi dalam pernyataan yang diberitakan oleh La Nacion.

Empat laga yang terpaksa harus dilewati Messi bersama timnas Argentina adalah melawan Bolivia yang berakhir dengan kekalahan, dan tiga laga berikutnya saat menghadapi Venezuela, Peru dan Uruguay. Meskipun begitu, dikabarkan bahwa Argentina siap untuk mengajukan banding.

Argentina Siap Melakukan Banding Atas Hukuman Lionel Messi

“Tentu kami semua merasa kaget dengan keputusan yang telah ditetapkan. Kami begitu marah akan pengambilan keputusan ini. Lantaran hal ini ditangani hanya beberapa jam sebelum pertandingan melawan Bolivia berjalan,”

Lionel Messi

Argentina akan mengajukan banding terkait hukuman Lionel Messi

“Oleh karena itu, kami akan mengajukan banding mengenai keputusan FIFA itu. Terdapat sejumlah contoh sebelumnya demi meyakinkan bahwa hukuman ini bisa dikurangi. Dia (Messi) merasa sedih, begitu juga dengan kami semua. Kami tak setuju mengenai cara persoalan ini ditangani,” ungkap Jorge Miadosqui selaku sekretaris timnas.

Kekalahan atas Bolivia memaksa posisi Argentina turun satu peringkat dan saat ini menempati urutan kelima dalam klasemen zona CONMEBOL yang menyisakan empat pertandingan. Adapun empat tim teratas dipastikan akan lolos secara otomatis untuk tampil di Piala Dunia 2018 Rusia. Sementara posisi kelima diwajibkan mengikuti laga play-off antarkonfederasi.

Claudio Tapia Berusaha Untuk Ringankan Sanksi Messi

Claudio Tapia terpilih sebagai Presiden AFA (otoritas tertinggi sepakbola Argentina) pada proses pemilihan yang berlangsung tanggal 29 Maret 2017 lalu. Di awal masa baktinya sebagai presiden, Tapia menyatakan bahwa dirinya akan berusaha untuk mengurangi hukuman yang diterima oleh Lionel Messi.

Claudio Tapia

Claudio Tapia berusaha akan meringankan sanksi Lionel Messi

Setelah Julio Grondona yang menjabat sebagai Presiden AFA sejak tahun 1979 meninggal dunia di tahun 2014 lalu. Luis Segura menjadi penggantinya. Namun Segura segera mengundurkan diri, menyusul dirinya didakwa telah melakukan sebuah penipuan pada bulan Juni 2016 lalu. Untuk mengganti posisi tersebut sementara waktu, ditempati oleh sejumlah pejabat sementara.

Hingga akhirnya, AFA saat ini sudah memiliki pemimpin yang tetap. Claudio Tapia berhasil menjadi pemenang dalam pemungutan suara, setelah dirinya menerima jumlah suara sebanyak 40 dari 43 suara.

“Saya terlebih dahulu ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada semuanya, yang telah berpartisipasi hingga momen ini dapat tercipta. Ini adalah hal yang sangat penting. Lantaran masing-masing pemimpin tergabung bersama kami dalam sebuah demokrasi ini,” ujar Tapia.

Sang presiden tidak lupa untuk berbicara mengenai kasus Lionel Messi yang terpaksa mendapatkan sanksi berupa larangan tampil sebanyak empat laga. “Messi, tak perlu merasa khawatir. Kami semua disini akan berusaha keras untuk dapat setidaknya mengurangi masa hukuman,” tutup Tapia.

Juventus Terus Upayakan Perpanjangan Kontrak Allegri

Pihak Juventus dikabarkan terus berusaha untuk menekan sang manajer Massimiliano Allegri guna segera memperbarui masa baktinya. Sebelumnya, manajer asal Italia yang pernah download blade mistress itu mendapatkan tawaran kontrak dengan nilai yang menggiurkan dari Barcelona dan Arsenal. Namun nampaknya Allegri akan lebih memilih untuk melanjutkan petualangannya bersama I Bianconeri.

Massimiliano Allegri

Juventus tengah berusaha menekan Massimiliano Allegri untuk menandatangani kontrak baru

Meskipun pihak klub yang bermarkas di Juventus Stadium ini tengah berusaha untuk memperpanjang kontrak sang manajer. Tapi pihak Allegri sendiri belum menyambut penawaran tersebut.

Kontrak manajer yang kini telah menginjak usia ke 49 tahun itu bersama Si Nyonya Tua akan berakhir di akhir musim 2017/2018 atau sekitar tiga bulan lagi. Akan tetapi, pihak manajemen berita bola Juve memiliki hasrat untuk meneruskan kerja sama bersama mantan pelatih AC Milan itu hingga akhir musim 2021 mendatang.

Pihak Vecchia Signora bahkan sudah menyiapkan gaji yang cukup fantastis sebesar €7,5 juta per tahun atau naik sebesar  €2,5 juta dari besaran gaji Allegri di musim sebelumnya.

Juventus Siap Jadikan Marco Verratti Sebagai Pemain Italia Termahal

Selain berusaha untuk menekan Allegri demi menambah masa baktinya. Pihak Juventus juga tengah dikabarkan akan segera melakukan langkah yang nyata. Guna merekrut gelandang berkebangsaan Italia yang pada musim ini masih menjadi kunci permainan Paris Saint-Germain, Marco Verratti.

Marco Verratti

Juventus dikabarkan akan siap menjadikan Marco Verratti sebagai pemain Italia termahal

Berdasarkan laporan dari salah satu media besar Eropa, bahwa manajemen Juve disebut-sebut siap untuk menjadikan Marco Verratti sebagai pemain Italia termahal pada bursa transfer musim panas nanti.

Tidak main-main, Si Nyonya Tua sudah menyiapkan dana sebesar €80 juta. Untuk memboyong gelandang 24 tahun itu dari Parc des Princes.

Sebelumnya dikabarkan, bahwa Verratti sudah tidak ingin memperpanjang kontraknya bersama Les Parisien. Kabar itu menyusul PSG yang terpaksa tersingkir di babak 16 besar dari kancah Liga Champions pada musim ini. Setelah pada leg kedua yang dihelat di Camp Nou markas Barcelona, tim asuhan Unai Emery menelan kekalahan 6-1.

Padahal pada leg pertama yang berlangsung di Parc des Princes, Edison Cavani CS sukses memetik kemenangan dengan skor 4-0. Hingga agregat akhir menjadi 6-5 untuk keunggulan Blaugrana.

Peluang La Vecchia Omcidi untuk merekrut Verratti terbilang besar. Pasalnya, pemain bertubuh mungil ini diketahui bahwa dirinya merupakan seorang fans Juventus yang dikenal dengan sebutan Juvetini sejak usianya masih anak-anak. Hal itu yang diketahui bahwa Verrati menolak tawaran dari AS Roma dan tim raksasa Bundesliga Bayern Munich.

Walaupun demikian, Si Nyonya Tua tetap akan mendapatkan rintangan dari pihak PSG yang dikabarkan tidak akan melepas gelandang andalan itu. Mengingat peran Verratti di kubu tim didikan Unai Emery sangat penting. Terlebih, pihak Les Parisiens juga tidak akan melepas mantan Pescara ini dibawah harga €100 juta.

Zdenek Zeman Menilai Bahwa Juventus Layak Memuncaki Klasemen

Juventus kerapkali dituding selalu mendapatkan keuntungan dari sejumlah keputusan sang pengadil lapangan. Namun Zdenek Zeman yang kini menangani Pescara mengungkapkan bahwa Zebre memang layak untuk berada di posisi teratas karena merupakan tim yang hebat, bukan dikarenakan bantuan wasit.

Zdenek Zeman

Zdenek Zeman menilai bahwa Juventus layak menempati posisi teratas tangga klasemen Serie A Italia

Hingga pekan ke 29 Serie A Italia, Juventus masih kokoh di puncak klasemen dengan raihan 73 angka. Berselisih delapan angka dari AS Roma yang duduk di peringkat kedua dan berjarak sepuluh poin dari Napoli di urutan ketiga.

“Saya menilai bahwa sudah sepantasnya Juve berada di puncak klasemen. Karena memang mereka merupakan tim yang hebat untuk saat ini. Mengenai polemik akhir-akhir ini, itu tidaklah penting. Juve sudah mengetahui bahwa mereka harus lebih berkonsentrasi di laga berikutnya. Terlebih pada ajang UCL melawan Barcelona,” ujar Zdenek.

Direncanakan Timnas Indonesia U-22 Akan Tonton Laga El Clasico

Pada tanggal 15 April hingga 6 Mei 2017 mendatang, Tim Nasional Indonesia U-22 akan melakukan pusat latihan di Negeri Spanyol. Dalam rencananya, Timnas U-22 akan menyaksikan laga El Clasico, yang merupakan pertandingan antara Real Madrid melawan Barcelona.

Timnas Indonesia U-22

Timnas Indonesia U-22 akan melakukan pusat pelatihan di Spanyol

Selain menyaksikan pertandingan bertajuk El Clasico yang rencananya akan berlangsung pada tanggal 23 April 2017 di Santiago Bernabeu. Mereka juga dikabarkan akan menonton pertandingan leg pertama babak perempat final Liga Champions Eropa.

Adalah laga antara Los Blancos melawam Bayern Munich dan Blaugrana melawan Juventus. Pertandingan babak delapan besar UCL tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 19 dan 20 April.

“Nanti saat kami berada di Spanyol, kami berencana akan menyaksikan laga yang mempertemukan antara Real Madrid melawan Barcelona. Selain menonton secara langsung pertandingan bertajuk El Clasico, kami juga akan melihat pertandingan di kancah Liga Champions Eropa, yakni laga antara El Barca melawan I Bianconeri dan Les Merengues melawan Die Roten,”

“Meskipun kami akan menonton sejumlah laga di Eropa, namun tidak akan mengganggu agenda yang telah direncanakan. Intinya, kami berada di Spanyol untuk berlatih,” ujar Endri Erawan selaku manajer Timnas U-22.

Selama berada di Negeri Matador, Timnas U-22 yang saat ini ditangani oleh Luis Milla Aspas akan setidaknya melakukan lima kali laga uji coba. Diantaranya melawan Levante, Real Madrid B, El Che, dan timnas Kosta Rika U-20.

Serta berencana akan menjajaki pertandingan uji coba melawan klub asal China Guangzhou Evergrande yang dalam waktu bersamaan, mereka juga sedang melakukan pemusatan latihan di Spanyol.

Rangkaian latihan Timnas U-22 di Spanyol merupakan bagian dari persiapan menjelang tiga turnamen yang akan diikuti dalam waktu dekat ini. Mulai dari Islamic Solidarity Games 2017, SEA Games 2017 dan kualifikasi Piala Asia U-23 2018.

Semi-Final Islamic Solidarity Games 2017 Menjadi Target Timnas Indonesia U-22

Pasukan Garuda U-22 asuhan Luis Milla Aspas dipastikan akan mengambil bagian dari turnamen Islamic Solidarity Games (ISG) 2017 yang akan berlangsung pada tanggal 12 hingga 22 Mei 2017 mendatang di Baku, Azerbaijan. Sebelum mengikuti kejuaraan antar negara Islam tersebut. Timnas U-22 akan mengadakan pemusatan latihan di Spanyol dari tanggal 15 April hingga 6 Mei 2017 mendatang.

Timnas Indonesia U-22

Timnas Indonesia U-22 targetkan mencapai babak semifinal di kancah Islamic Solidarity Games 2017

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) selaku otoritas tertinggi dunia sepakbola di Tanah Air telah memiliki target untuk para penggawa muda Timnas Indonesia yang akan berlaga di ajang ISG 2017. “Kami telah diberikan target oleh PSSI yakni mampu meraih medali perak, atau setidaknya mencapai babak semifinal,” ujar Manajer Timnas U-22, Endri Erawan.

Erawan mengakui bahwa target yang diberikan oleh PSSI terbilang tidak mudah. Terlebih, waktu persiapan para pemain dapat dibilang cukup singkat. Namun, Erawan berharap bahwa pelatihan yang akan dilangsungkan di Spanyol, mampu meningkatkan kualitas pemain muda.

Luis Milla Berharap Kualitas Para Pemian Meningkat

Timnas U-22 dijadwalkan akan berlatih di Spanyol pada bulan April hingga Mei mendatang. Pelatih Luis Milla Aspas berharap, bahwa pelatihan tersebut akan mampu menaikkan kualitas dan mental para pemain.

Luis Milla Aspas

Luis Milla Aspas berharap kualitas dan mental para pemain meningkat

“Kami akan pergi ke Spanyol untuk melakukan pusat pelatihan disana. Dengan demikian, kami berharap bahwa para pemain akan dapat meningkatkan kualitas dan mental mereka,”

“Selain berlatih, kami disana akan menyaksikan beberapa pertandingan, yakni laga El Clasico dan pertandingan di kancah Liga Champions. Dengan tujuan agar mereka merasakan atmosfer pertandingan besar di Eropa,” ungkap mantan pelatih yang pernah menangani Barcelona B, Real Madrid dan Valencia.

Pavel Nedved: Barcelona Tidak Perlu Ditakutkan

Pavel Nedved yang kini menjabat sebagai wakil presiden Juventus mengungkapkan bahwa Barcelona bukanlah tim yang harus ditakutkan. Mantan pemain Juve ini menyebut bahwa mantan timnya siap melakoni laga melawan El Barca.

Pavel Nedved

Pavel Nedved ungkap bahwa Juventus siap menghadapi Barcelona

“Pertandingan antara Juventus melawan Barcelona menjadi laga yang menarik. Kami harus tampil tanpa rasa takut, karena memang mereka tidak perlu ditakutkan. Berharap tim terbaik yang berhak untuk lolos,” ujar Nedved.

Giovanni Trapattoni Optimis Juventus Singkirkan Barcelona

Pelatih legendaris Italia, Giovanni Trapattoni menilai bahwa Juventus akan mampu menyingkirkan Barcelona di ajang Liga Champions. Keduanya dipertemukan dalam undian fase perempat final UCL musim 2016/2017.

Berbagai kalangan menyayangkan pertemuan kedua tim di babak ini. Tidak yang terjadi pada dua musim lalu, dimana keduanya berduel di partai final, dan pertandingan tersebut berakhir dengan skor 3-1, yang menjadikan Blaugrana meraih titel juara.

Giovanni Trapattoni

Giovanni Trapattoni yakin bahwa Juventus akan mampu singkirkan Barcelona

Namun dalam sudut pandang Trapattoni, laga ini akan berjalan dengan ketat sejak menit awal, mengingat bahwa baik Juve maupun Barca tengah berada di level permainan terbaiknya untuk saat ini.

“Menurut saya, bahwa undian ini (bertemu Barcelona) tidak berat untuk pelatih sekelas Allegri. Saya menilai, bahwa lebih baik untuk berjumpa Barcelona saat ini juga,”

“Juventus merupakan tim yang besar dengan kualitas permainan dan kemampuan tim yang dapat melaju ke partai final dengan berbagai cara. Disaat Anda tengah berada di level yang dapat dikatakan setara dengan mereka (Barca). Maka mereka juga dapat bertemu dengan tim dengan tim besar lain seperti Bayern Munich dan Real Madrid,” ujar Trapattoni.

Manajer yang dikenal dengan sebutan Il Trap juga menyayangkan pertemuan antara Munich dengan Madrid yang terjadi secara dini, yaitu pada babak perempat final. Sang pelatih legendaris Negeri Pisa itu memiliki harapan, bahwa perjumpaan kedua tim itu terjadi setidaknya di laga final.

Sisi menariknya, laga antara Die Roten melawan Los Blancos ini juga akan mempertemukan antaran sang guru Carlo Ancelotti dengan sang murid Zinedine Zidane. “Laga antara Carletto dan Zizou akan menjadi laga final lainnya yang patut untuk ditunggu,” tutup Trapattoni.

Andrea Pirlo: Juventus Miliki Kapasitas Guna Kalahkan Barcelona

Andrea Pirlo yang kini bermain bersama New York City di ajang Major League Soccer (MLS) meyakini. Bahwa Juventus memiliki kapasitas untuk singkirkan Barcelona. Gelandang yang pernah membela Bianconeri ini mengungkapkan bahwa mantan timnya tersebut saat ini berada di level yang lebih baik ketimbang saat berduel pada partai final Champions 2015.

Andrea Pirlo

Andrea Pirlo menilai bahwa Juventus saat ini berbeda dengan dua musim lalu

Pertandingan final UCL 2015 yang berlangsung di Berlin lalu merupakan penampilan terakhir Pirlo bersama Juventus. Sayangnya, dalam partai tersebut Si Nyonya Tua harus takluk dengan skor 3-1.

Musim ini, Juve kembali akan menghadapi Barcelona pada kompetisi paling bergengsi antar klub di Benua Biru. Namun kali ini, keduanya berjumpa di fase delapan besar yang akan dimainkan pada bulan April mendatang.

“Laga kali ini akan menjadi hal yang berbeda dengan apa yang terjadi pada dua tahun lalu. Saat ini, baik Juventus maupun Barcelona sama-sama sudah berubah. Terlebih, keduanya tidak bermain di partai final, melainkan dua pertandingan yang menurut saya akan menampilkan sepakbola terbaik,”

“Juve saat ini bukan tim yang sedang dalam proses membangun, mereka dihuni oleh para pemain hebat dengan empat penyerang yang memiliki kualitas terbaik. Jadi saya menilai bahwa Juve memiliki kans untuk menyingkirkan mereka,” ujar Pirlo.

Arsene Wenger Segera Putuskan Masa Depannya

Secara mengejutkan, Arsenal harus mengakui kehebatan West Bromwich Albion dalam lanjutan matchday 29 Liga Primer Inggris pada akhir pekan lalu. Laga yang dihelat di The Hawthorns tersebut berakhir dengan skor 3-1 untuk keunggulan tim tuan rumah. Padahal dalam pertandingan tersebut, Tim Meriam London menguasai penguasaan bola.

Arsene Wenger

Arsene Wenger akan segera mengumumkan masa depannya di Arsenal

Hasil negatif The Gunners tersebut semakin memperburuk posisi mereka di tangga klasemen. Saat ini, Alexis Sanchez CS harus terlempar dari zona Liga Champions dan menempati urutan ke enam dengan raihan 50 poin. Berselisih dua angka dari Manchester United yang berada satu peringkat diatasnya dan enam angka dari Liverpool yang menempati posisi keempat.

Namun, tim yang bermarkas di Emirates Stadium tersebut masih memiliki dua pertandingan yang sempat tertunda, yakni melawan Southampton dan Leicester City.

Kekalahan yang diderita oleh Arsenal itu membuat posisi sang manajer Arsene Wenger semakin terjepit. Terlebih, The Gunners pada tengah pekan lalu baru saja tersingkir dari ajang UCL. Menanggapi torehan buruk itu, pelatih berkebangsaan Perancis tersebut mengaku bahwa dirinya akan segera memutuskan masa depannya di Arsenal dalam waktu dekat.

“Saya mengetahui apa yang akan saya lakukan di masa depan. Mengenai masa depan saya di Arsenal, saya akan segera memberitahukan dalam waktu dekat ini. Jadi, Anda akan mengetahui secepatnya,” ujar Wenger.

Perdebatan Fans Arsenal di Udara Tentang Arsene Wenger

Pada pertandingan Arsenal melawan The Baggies akhir pekan lalu, terdapat dua kejadian yang mencuri perhatian, yakni perdebatan antar fans The Gunners yang mengirimkan pesan melalui pesawat. Pesawat pertama membawa pesan bertuliskan ‘No Contract #Wenger Out’.

Fans Arsenal

Fans Arsenal pada laga melawan West Bromwich Albion akhir pekan lalu

Tetapi tidak berselang lama, sebuah pesawat kembali melintas di atas stadion. Kali ini pesawat mengirimkan pesan ‘In Arsene We Trust #RespectAW’. Menanggapi persoalan tersebut, Wenger mengungkapkan bahwa dirinya hanya fokus pada pertandingan yang berlangsung.

“Tidak, saya tidak melihat hal itu (dua pesawat yang melintas). Saya hanya fokus pada laga yang berlangsung di atas lapangan. Saya pun juga tidak menyaksikan beberapa fans yang membawa tulisan Wenger Out. Hal semacam itu sudah biasa untuk saya. Terpenting bagi saya adalah melakukan pekerjaan ini sebaik mungkin,” tutup pria yang telah melatih Arsenal selama 20 tahun ini.

Wenger Bantah Menjalin Kontak Dengan Paris Saint-Germain

Masa depan Arsene Wenger di Arsenal semakin tersudut. Mengingat penampilan The Gunners dalam beberapa laga terakhir dan prestasi Meriam London di berbagai kompetisi baik ajang domestik maupun di level Eropa. Hal tersebut menjadi alasan utama mengenai posisi pria yang kini sudah berusia 67 tahun tersebut.

Arsene Wenger

Arsene Wenger membantah bahwa dirinya menjalin kontak dengan Paris Saint-Germain

Bahkan, sejumlah supporter Arsenal sudah terlihat beberapa kali menyuarakan keinginannya supaya Wenger mengakhiri masa baktinya di Meriam London yang sudah berjalan sejak musim 1996 lalu. Tidak heran banyak rumor yang mengungkapkan bahwa Wenger akan melatih klub baru di musim depan.

Salah satu rumor yang muncul ke publik adalah dari juara Ligue 1 Perancis, yakni Paris Saint-Germain. Bahkan, mereka disebut-sebut sudah menjalin kontak dengan Wenger dan sudah melakukan kesepakatan secara verbal untuk menggantikan Unai Emery.

Emery dinilai bahwa dirinya gagal di musim pertamanya bersama PSG. Terlebih, Les Parisien secara mengejutkan harus tersingkir dari ajang Liga Champions atas Barcelona. Padahal, mereka pada leg pertama sudah unggul agregat 4-0. Namun di leg kedua yang berlangsung di Camp Nou, mereka justru menelan kekalahan telak 6-1.

Sehingga pihak klub akan menunjuk Wenger sebagai pelatih baru PSG, karena memiliki filosofi permainan sepakbola yang diinginkan oleh management klub. Sayang, rumor tersebut langsung dibantah langsung oleh Wenger.

“Itu (kontak dengan Paris Saint-Germain) adalah berita palsu dan tidak dibenarkan. Secara formal, saya tidak menjalin hubungan apapun dengan mereka,” ungkap Wenger.

Real Madrid Sukses di Puncak Klasemen Liga Champions

Play Avelia Pet Adventures, Real Madrid sukses mempertahankan statusnya sebagai pemuncak klasemen, setelah meraih kemenangan tipis 1-2 kala bertandang ke Juventus Stadium, Turin, Italy markas Juventus dalam lanjutan pekan Final Liga Champions. Kini, Los Blancos mengoleksi 65 poin dan terpaut dua angka dari sang rival abadi mereka, yakni Barcelona.

Real Madrid

Real Madrid sukses menjaga statusnya sebagai pemuncak klasemen

Namun selisih dua poin tersebut masih dapat bertambah. Pasalnya, tim yang bermarkas di Estadio Santiago Bernabeu ini masih menyisahkan satu pertandingan yang belum dimainkan kala melawan Celta de Vigo pada matchday 21.

Pertandingan yang seharusnya berlangsung pada tanggal 6 Februari 2017 tersebut terpaksa ditunda, mengingat kondisi Estadio de Balaídos yang tidak memungkinkan.

Jalannya Pertandingan Real Madrid Vs Juventus

Avelia! Menurut portal situs berita bola dan prediksi bola malam ini SUNDUL, meskipun El Real bermain di markas lawan Juventus dengan tekanan penuh para pendukung lawan, namun mereka menampilkan permainan yang agresif sejak peluit ditiupkan oleh wasit tanda dimulainya pertandingan. Laga baru berjalan lima menit, Cristiano Ronaldo sudah membuat para fans tuan rumah terdiam, meskipun pada akhirnya gol tersebut dianulir oleh sang pengadil lapangan karena offside.

Athletic Club vs Real Madrid

Real Madrid sukses taklukkan perlawanan Juventus

Peluang demi peluang terus Madrid ciptakan. Kepa Arrizabalaga yang bertindak sebagai kiper Bilbao dibuat harus bekerja keras untuk menggagalkan kesempatan dari para pemain tim tamu, mulai dari kans yang diperoleh Luka Modric, Sergio Ramos dan sang megabintang Ronaldo. Namun, penjaga gawang yang masih berusia 22 tahun tersebut akhirnya takluk di menit ke 25.

Berawal dari kelincahan CR7 yang menyisir lini kanan pertahanan lawan dan memberikan umpan mendatar ke arah Karim Benzema. Penyerang berkebangsaan Perancis tersebut dengan mudahnya mencetak gol ke gawang Kepa dan membawa Real Madrid sementara unggul 0-1.

Sudah unggul satu gol, lantas tidak membuat Los Blancos menurunkan intensitas serangan. Bilbao terpaksa harus bermain defensif hingga pertandingan berjalan setengah jam. Hingga menjelang jeda turun minum, Raul Garcia hampir saja menyamakan kedudukan menjadi 1-1, andai saja tandukannya tidak berhasil diamankan oleh Keylor Navas. Skor 0-1 menutup jalannya pertandingan babak pertama.

Memasuki babak kedua, giliran Los Leones yang memulai laga dengan melancarkan sejumlah serangan ke lini pertahanan tamu, guna menyamakan kedudukan. Inaki WIlliams menjadi pemain yang mendapatkan banyak sorotan dari para pemain Madrid, lantaran pergerakannya mampu membuat lini pertahanan El Real kewalahan.

Hingga pada akhirnya, pemain andalusia blasteran Liberia dan Ghana tersebut mampu memberikan umpan matang ke jantung pertahanan lawan yang sukses dimanfaatkan dengan baik oleh Raul Garcia melalui tandukannya untuk diteruskan ke Aritz Aduriz, yang dengan mudah menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Momentum kebangkitan Bilbao tidak mampu dipertahankan. Hanya berselang tiga menit, Casemiro membuat Los Merengues kembali unggul. Berawal dari tendangan pojok yang dieksekusi oleh Toni Kroos, lalu bola mengenai kepala Ronaldo, yang kemudian bola jatuh ke kaki Casemiro. Gelandang berkebangsaan Brasil tersebut begitu mudah menyontek bola ke arah gawang lawan.

Tim asuhan Ernesto Valverde mencoba merespon dengan melakukan sejumlah serangan. Namun, Madrid tampil secara perkasa, dan mampu menyudahi pertandingan dengan keunggulan 1-2.

Zinedine Zidane: Kami Tak Ingin Jemawa

Sukses memuncaki klasemen, tidak membuat sang manajer Real Madrid Zinedine Zidane merasa jemawa. Pelatih asal Perancis tersebut mengungkapkan bahwa saat ini perangkat teratas tidak dapat menjustifikasi apapun, lantaran semua hal masih dapat terjadi hingga akhir musim nanti.

Zinedine Zidane

Zinedine Zidane tidak merasa jemawa atas keberhasilan Real Madrid duduk di puncak klasemen

“Kami senang saat ini kami berada di puncak klasemen. Namun saya tegaskan, bahwa hal tersebut tidak berarti apapun. Kami akan berusaha keras untuk mempertahankan posisi teratas hingga akhir musim. Hingga benar-benar kami meraih gelar juara,” ujar pria berkepala plontos.

Montella Yakin Milan Finish di Zona Eropa

Pelatih AC Milan Vincenzo Montella merasa yakin bahwa timnya akan meraih tiket untuk tampil di turnamen Eropa pada musim depan. Kendati demikian, sang manajer sadar akan tingkat persaingan dengan tim-tim di tangga klasemen akan berjalan dengan ketat dan sulit.

Vincenzo Montella

Vincenzo Montella optimis akan mampu meraih tiket zona Eropa

il Diavolo baru saja menelan kekalahan 2-1 kala bertandang ke Juventus Stadium, markas Si Nyonya Tua pada akhir pekan kemarin. Saat ini, mereka menempati posisi ketujuh di tangga klasemen sementara Serie A Italia.

Hanya terpaut dua poin dengan Atalanta yang berada satu peringkat diatasnya, serta berselisih empat angka dengan rival sekota mereka Inter yang saat ini menempati urutan paling bawah dalam zona Eropa. Meskipun begitu, Montella merasa optimis dengan kans yang dimiliki oleh timnya.

“Saat ini kami masih berada dalam persaingan untuk merebutkan tiket ke zona Eropa pada musim depan. Walau hal tersebut tidak mudah, ditambah lagi dengan level tujuh hingga delapan klub teratas di tangga klasemen musim ini mengalami perkembangan yang signifikan dibandingkan pada tahun lalu,”

“Tapi, kami memiliki kans yang bagus untuk mencapai target tersebut. Meskipun kami membutuhkan hal yang luar biasa demi mencapai zona Eropa. Tentu kami harus menampilkan penampilan yang apik setiap pertandingannya dan kami siap untuk melakukan hal tersebut,” ujar pelatih berkebangsaan Italia.

Pada laga selanjutnya, Milan akan berhadapan dengan Genoa yang berlangsung di San Siro Stadium. Pertandingan yang merupakan lanjutan matchday 29 tersebut berlangsung pada tanggal 19 Maret 2017.

Gianluigi Donnarumma Menilai Bahwa Selalu Juventus Yang Diuntungkan

Giornata 28 Serie A Italia diwarnai dengan salah satu pertandingan big match, yakni antara Juventus vs AC Milan, yang dihelat di Juventus Stadium. Laga itu sendiri berakhir dengan skor tipis 2-1 untuk keunggulan sang tuan rumah. Gol kemenangan dicetak oleh Paulo Dybala melalui titik penalti di menit-menit akhir pertandingan.

Gianluigi Donnarumma

Gianluigi Donnarumma kecewa berat atas kekalahan timnya melawan Juventus

Pihak I Rossonerri memandang bahwa pertandingan tersebut berakhir dengan cara kontroversial. Pasukan Merah Hitam enggan untuk mengakui kejadian handball yang terjadi di kotak penalti pada menit akhir pertandingan, yang mengakibatkan hadiah penalti bagi tim tuan rumah, sekaligus menjadi gol kemenangan.

Tidak heran, sebagian bahkan hampir seluruh pemain Milan merasa frustrasi akan hal tersebut. Tak terkecuali kiper muda il Diavolo Gianluigi Donnarumma yang menyatakan bahwa dirinya merasa sangat kecewa dengan keputusan wasit. Ia pun mengungkapkan rasa kesalnya dan menyebut bahwa Juventus selalu yang diuntungkan.

“Saya rasa kekalahan ini tidak masuk akal. Hasil ini sungguh sangat sulit untuk diterima. Saya bertanya, kenapa selalu mereka (Juventus) yang merasa diuntungkan?” ujar Donnarumma.

Carlos Bacca Terkena Sanksi

Kekalahan kontroversi AC Milan atas Juventus, membuat hampir semua para penggawa Rossoneri merasa kecewa. Bahkan, penyerang andalan Milan Carlos Bacca melakukan protes keras terhadap wasit setelah pertandingan usai dan hampir saja berkelahi dengan sang wasit, beruntung Vincenzo Montella mampu menahan anak asuhnya tersebut.

Carlos Bacca

Carlos Bacca mendapatkan sanksi larangan tampil satu pertandingan dan denda sebesar €10.000

Sikap yang ditunjukkan oleh striker Kolombia tersebut membuat pihak Serie A selaku otoritas tertinggi sepakbola Italia menjatuhkan hukuman kepada sang pemain berupa larangan tampil satu laga dan denda berupa uang sebesar €10.000.

Sanksi tersebut merupakan hukuman yang pertama untuk Bacca dalam ajang Serie A, dan membuat pemain berusia 30 tahun tersebut harus melewati pertandingan melawan Genoa pada akhir pekan mendatang yang berlangsung di San Siro Stadium.

Tak hanya Bacca yang akan absen pada laga akhir pekan nanti, tetapi juga Alessio Romagnoli yang terkena akumulasi kartu kuning, dan Jose Sosa yang pada pertandingan melawan La Vecchia Signora mendapatkan kartu merah.

Lima Gol Gonzales Antarkan Arema FC ke Final Piala Presiden

Arema secara dramatis mampu mengembalikan keadaan di laga leg kedua babak semifinal Piala Presiden 2017 melawan Semen Padang pada hari Minggu, tanggal 5 Maret 2017 lalu di Stadion Kanjuruhan, Malang. Gonzales menjadi pahlawan dengan sumbangan lima gol, yang hanya dibalas dua gol oleh Marcel Sacramento dan Vendry.

Arema vs Semen Padang

Arema berhak tampil di partai final Piala Presiden setelah meraih kemenangan 5-2 atas Semen Padang

Sehingga agregat akhir menjadi 5-3 untuk keunggulan Singo Edan dan berhak melaju ke partai puncak. Setelah sebelumnya pada leg pertama tim arahan Aji Santoso harus menelan kekalahan tipis 1-0. Di partai final, Arema akan menghadapi Pusamania Borneo FC II yang tidak terduga mampu mengalahkan sang juara bertahan Persib Bandung.

Jalannya Pertandingan Arema vs Semen Padang Babak Pertama

Arema yang bermain di markas kebanggaan sendiri dengan dukungan penuh para fans yang selalu setia mendukung, langsung memeragakan permainan dengan tempo tinggi. Mereka menyadari bahwa untuk melangkah ke babak selanjutnya, mereka harus memenangkan pertandingan.

Arema vs Semen Padang

Arema menghadapi perlawanan sengit dari Semen Padang

Meskipun menampilkan permainan yang agresif, tetapi Singo Edan mengalami kesulitan untuk menembus lini pertahanan tim tamu. Pasalnya, Semen Padang bermain dengan sangat displin dalam menjaga area pertahanan.

Usaha Arema untuk meraih kemenangan menjadi berat, setelah tim tamu mampu terlebih dahulu membuka keunggulan pada menit ke 23 berkat sepakan Marcel Sacramento.

Berawal dari serangan balik yang dimotori oleh Adi Nurgoho, pemain tersebut langsung memberikan umpan silang ke Sacramento yang sukses dimanfaatkan. Gol tersebut tidak terlepas dari kelengahan Arthur Cunha yang menjaga lini pertahanan.

Hanya berselang empat menit dari gol pertama, tim besutan Nil Maizar sukses menggandakan keunggulan melalui tendangan mendatar Vendry. Skor 0-2 membuat Arema harus bekerja keras untuk mengamankan satu tiket ke babak final. Setidaknya, Singo Edan harus mampu mencetak empat gol.

Walaupun demikian, Arema tidak menyerah dengan keadaan. Serangan demi serangan terus dilancarkan ke lini pertahanan lawan. Hingga akhirnya, Cristian Gonzales mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2, setelah dirinya memanfaatkan umpan matang dari Felipe Bertoldo.

Aremania yang datang memenuhi stadion kembali bergemuruh, setelah melihat timnya mampu menyamakan kedudukan, yang hanya berselang tiga menit saja. Adalah tendangan bebas dari Gonzales yang melesat ke arah gawang, yang tidak mampu diantisipasi oleh M Ridwan.

Di menit ke 36, hampir saja Gonzales membawa timnya berbalik unggul, andai saja tendangannya tidak mengenai mistar gawang. Setelah Ia secara spektakuler mampu mengelabuhi Novrianto dan sang kiper lawan. Skor 2-2 menutup jalannya babak pertama.

Babak Kedua

Memasuki paruh kedua, tim tuan rumah mempertahankan cara bermain yang sangat agresif, lantaran hasil imbang tidak akan mampu mengantarkan mereka tampil di partai final. Sebaliknya, tim tamu yang sedikit lengah, perlahan memperbaiki kembali lini pertahanan mereka.

Cristian Gonzales

Cristian Gonzales sukses mencetak lima gol dan membawa Arema lolos ke partai final

Gonzales mampu kembali mencatatkan namanya di babak skor sekaligus mengembalikan keadaan menjadi 3-2. Penyerang berusia 40 tahun tersebut sukses memanfaatkan kesalahan dari M Ridwan yang kurang baik dalam menyapu umpan silang Dendi Santoso, yang justru mengarah ke Gonzales dan begitu mudah menyarangkan bola ke dalam gawang.

Skor 3-2 belum cukup untuk mengantarkan Arema melaju ke babak final, karena meskipun agregat sama kuat 3-3, tetapi Semen Padang unggul dengan dua gol tandang. Sehingga, para pemain tuan rumah terus termotivasi.

Hasilnya, Gonzales benar-benar menjadi pahlawan tim, setelah di menit-menit akhir pertandingan, Ia mampu mencetak dua gol. Hingga akhirnya, skor berakhir dengan kedudukan 5-2. Itu berarti, agregat menjadi 5-3 dan Arema berhak untuk tampil di partai final Piala Presiden 2017.

Juventus Siap Singkirkan Real Madrid

Juventus akan menghadapi ujian berat kala menghadapi Real Madrid dalam partai FINAL Liga Champions 4 juni 2017. Pasalnya, pada pertemuan pertama yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabéu pertengahan bulan Februari 2017 lalu, Partenopei Gli Azzurri harus mengakui kehebatan tim tuan rumah dengan skor 3-1, yang sekaligus menjadi agregat sementara waktu.

Napoli vs Real Madrid

Juventus optimis mampu singkirkan Real Madrid

Untuk lolos ke fase selanjutnya, menurut pengamat sepakbola Gunraven, Juventus setidaknya harus memenangkan pertandingan dengan live score cukup 2-0. Walaupun agregat menjadi sama kuat yakni 3-3, akan tetapi Lorenzo Insigne CS unggul gol tandang.

Meskipun demikian, tim asuhan Maurizio Sarri optimis akan mampu mengembalikan keadaan dan melaju ke babak delapan besar. Terlebih, laga yang akan berlangsung hari Rabu dinihari nanti, dimainkan di markas kebanggaan sendiri Stadio San Paolo, yang akan dipenuhi oleh para fans setia yang selalu memberi dukungan.

Tidak hanya akan bermain di depan para pendukung, tetapi Juventus juga berbekal kemenangan tipis 1-2 kala bertandang ke Stadion Olimpico markas Roma dalam lanjutan matchday 27 Serie A, akhir pekan lalu. Sehingga, tingkat kepercayaan diri para pemain terbilang tinggi.

Namun, Si Biru akan mendapatkan perlawanan yang sengit dari Los Blancos, yang datang ke Italia dengan berbekal kemenangan meyakinkan 1-4 ketika kontra Eibar pada pekan ke 26 La Liga Spanyol yang berlangsung tanggal 4 Maret 2017 lalu di Estadio Municipal de Ipurúa.

Terlebih, El Real saat ini masih unggul agregat dengan defisit dua gol. Sehingga, hanya butuh skor imbang saja, untuk dapat lolos ke babak berikutnya, atau setidaknya kalah dengan selisih satu gol. Bahkan, apabila pertandingan berakhir dengan prediksi skor bola 4-2, ataupun lebih namun tetap hanya kalah dua gol, maka tim asuhan Zinedine Zidane akan tetap lolos.

Juventus Yakin Timnya Akan Lolos

Juventus akan menghadapi perlawanan sengit dari tamunya Real Madrid dalam pertemuan Final Liga Champions yang akan berlangsung hari Minggu dinihari nanti. Namun, sang manajer Maurizio Sarri merasa optimis bahwa timnya akan mampu menyingkirkan lawannya dan lolos ke fase selanjutnya.

Maurizio Sarri

Maurizio Sarri merasa timnya akan mampu mengalahkan Real Madrid

“Kami yakin bahwa kami akan mampu menyingkirkan mereka (Real Madrid) dan melaju ke babak delapan besar. Meskipun saat ini kami tertinggal dengan agregat 3-1, tetapi kami akan bermain di markas kami sendiri dengan dukungan penuh para supporter yang selalu setia,”

“Sehingga, kami akan berusaha keras untuk tidak mengecewakan para fans yang datang ke Stadion. Terlebih, tingkat kepercayaan diri kami cukup tinggi, mengingat pada laga akhir pekan lalu, kami berhasil mengalahkan tim besar (AS Roma). Optimis kami akan lolos ke fase berikutnya,” ujar pelatih berkebangsaan Italia.

Sarri menambahkan, bahwa pertandingan melawan Los Merengues terbilang sulit, tapi Ia meyakini bahwa tidak ada tim yang tidak dapat dikalahkan, meskipun sekelas tim terbaik Eropa saat ini.

“Mereka (Real Madrid) merupakan tim besar dan terbaik untuk saat ini. Tapi, kami juga adalah tim besar dengan di isi oleh para pemain hebat. Jadi, tidak ada alasannya kami tidak dapat mengalahkan mereka. Terpenting, kami menampilkan permainan terbaik,” tutup Sarri.

José Callejón: Kami Akan Tampilkan Permainan Terbaik

Senada dengan pernyataan sang manajer, José Callejón merasa yakin bahwa timnya akan dapat menyingkirkan tim sekelas Real Madrid, demi menempatkan satu posisi di babak delapan besar.

José Callejón

José Callejón optimis akan mampu menyingkirkan Real Madrid

“Kami akan menampilkan performa terbaik yang kami miliki. Karena lawan kami adalah tim yang saat ini terbaik di Eropa, dan merupakan sang juara bertahan. Namun, saya pernah bermain disana dan melihat titik lemah. Jadi, kuncinya adalah, kami harus bermain sebaik mungkin, demi lolos ke fase berikutnya,” ujar Callejón.

West Ham United vs Chelsea, Derby London

Laga antara West Ham United melawan Chelsea yang sejatinya dilangsungkan pada akhir pekan lalu, tepatnya hari Minggu tanggal 5 Maret 2017 lalu, harus tertunda dan baru akan dimainkan pada hari Selasa dinihari nanti pulul 03.00 WIB. Pertandingan bertajuk Derby London tersebut merupakan laga lanjutan matchday 27 Liga Primer Inggris.

West Ham United vs Chelsea

West Ham United akan menjamu Chelsea pada hari Selasa dinihari nanti

Pertandingan yang berlangsung di London Stadium tersebut diprediksi akan berjalan dengan ketat dan sengit. Meskipun keduanya berjarak sangat jauh di tangga klasemen, namun kedua kesebelasan berasal dari wilayah yang sama, yakni London. Sehingga, gengsi kota menjadi harga yang mati untuk keduanya. Pemenang secara tidak langsung menjadi pemilik dari kawasan Ibukota Inggris itu.

The Hammers yang akan tampil sebagai tuan rumah, saat ini posisinya di tangga klasemen masih tertahan di urutan ke 11 dengan hanya memperoleh 33 angka, dari catatan sembilan meraih kemenangan, enam kali hasil imbang, dan harus menelan kekalahan sebanyak 11 kali.

Perolehan angka tersebut menyamai poin milik Southampton yang berada satu tingkat diatasnya, dan hanya berselisih dua angka dari Stoke City yang menempati peringkat ke 9, serta berjarak dua angka dari Burnley yang menempel ketat di urutan ke 12.

Sehingga, kemenangan mutlak harus diraih oleh tim asuhan Slaven Bilic guna memperbaiki posisi timnya di tangga klasemen dan mewujudkan harapan untuk bermain di kancah Eropa pada musim depan, yang dimana harus finis pada akhir musim setidaknya di urutan kelima. Terlebih, laga nanti akan dimainkan di markas kebanggaan sendiri dengan dukungan penuh para fans.

Sementara itu, The Blues datang dengan bermodalkan tingkat kepercayaan para pemain yang terbilang tinggi. Pasalnya, tim arahan Antonio Conte saat ini masih sangat nyaman duduk di puncak klasemen dengan 63 poin, berselisih tujuh angka dari rival sekota mereka Tottenham Hotspur di urutan kedua.

Dengan membawa pulang poin maksimal, maka posisi Eden Hazard CS semakin kokoh di puncak klasemen EPL. Hal itu semakin mempertegas, bahwa Chelsea merupakan kandidat terdepan dan paling kuat untuk meraih gelar juara pada akhir musim nanti.

Slaven Bilic Optimis Raih Poin Penuh

West Ham United akan kedatangan tamu dalam lanjutan pekan ke 27 Liga Primer Inggris, yakni sang pemuncak klasemen Chelsea. Sang manajer Slaven Bilic mengungkapkan bahwa timnya akan mampu meraih hasil maksimal dan secara perlahan memperbaiki posisi di tangga klasemen.

Slaven Bilic

Slaven Bilic optimis timnya akan mampu mengalahkan Chelsea

“Kami akan melawan tim yang saat ini tengah menduduki puncak klasemen. Namun, kami tidak akan gentar menghadapi perlawanan mereka. Karena kami bermain di markas kebanggaan dengan dukungan penuh para fans. Sehingga, kami merasa yakin akan mampu memetik poin penuh,”

“Sehingga dengan demikian, kami terus memperbaiki posisi di tangga klasemen. Dan berharap akan mampu memaksimalkan setiap pertandingan kedepannya,” ujar pelatih asal Kroasia.

Conte: Kami Akan Bawa Pulang Poin Maksimal

Namun, manajer Chelsea Antonio Conte juga tidak gentar menghadapi perlawanan The Hammers yang akan didukung penuh oleh para fans. Ia menyatakan bahwa timnya siap untuk membawa pulang poin maksimal dari markas lawan.

Antonio Conte

Antonio Conte siap mencuri poin penuh di markas West Ham United

“Tentu, kami mengusung misi untuk membawa pulang poin penuh, guna memperkokoh posisi kami di puncak klasemen. Sehingga untuk mencapai hal tersebut, kami akan memainkan permainan terbaik dengan para pemain hebat,”

“Dengan meraih poin maksimal di setiap laganya. Maka pada akhir musim nanti, kami mampu mengangkat trofi dan keluar sebagai juara. Itu harapan kami semua,” ujar manajer asal Italia.