Direncanakan Timnas Indonesia U-22 Akan Tonton Laga El Clasico

Pada tanggal 15 April hingga 6 Mei 2017 mendatang, Tim Nasional Indonesia U-22 akan melakukan pusat latihan di Negeri Spanyol. Dalam rencananya, Timnas U-22 akan menyaksikan laga El Clasico, yang merupakan pertandingan antara Real Madrid melawan Barcelona.

Timnas Indonesia U-22

Timnas Indonesia U-22 akan melakukan pusat pelatihan di Spanyol

Selain menyaksikan pertandingan bertajuk El Clasico yang rencananya akan berlangsung pada tanggal 23 April 2017 di Santiago Bernabeu. Mereka juga dikabarkan akan menonton pertandingan leg pertama babak perempat final Liga Champions Eropa.

Adalah laga antara Los Blancos melawam Bayern Munich dan Blaugrana melawan Juventus. Pertandingan babak delapan besar UCL tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 19 dan 20 April.

“Nanti saat kami berada di Spanyol, kami berencana akan menyaksikan laga yang mempertemukan antara Real Madrid melawan Barcelona. Selain menonton secara langsung pertandingan bertajuk El Clasico, kami juga akan melihat pertandingan di kancah Liga Champions Eropa, yakni laga antara El Barca melawan I Bianconeri dan Les Merengues melawan Die Roten,”

“Meskipun kami akan menonton sejumlah laga di Eropa, namun tidak akan mengganggu agenda yang telah direncanakan. Intinya, kami berada di Spanyol untuk berlatih,” ujar Endri Erawan selaku manajer Timnas U-22.

Selama berada di Negeri Matador, Timnas U-22 yang saat ini ditangani oleh Luis Milla Aspas akan setidaknya melakukan lima kali laga uji coba. Diantaranya melawan Levante, Real Madrid B, El Che, dan timnas Kosta Rika U-20.

Serta berencana akan menjajaki pertandingan uji coba melawan klub asal China Guangzhou Evergrande yang dalam waktu bersamaan, mereka juga sedang melakukan pemusatan latihan di Spanyol.

Rangkaian latihan Timnas U-22 di Spanyol merupakan bagian dari persiapan menjelang tiga turnamen yang akan diikuti dalam waktu dekat ini. Mulai dari Islamic Solidarity Games 2017, SEA Games 2017 dan kualifikasi Piala Asia U-23 2018.

Semi-Final Islamic Solidarity Games 2017 Menjadi Target Timnas Indonesia U-22

Pasukan Garuda U-22 asuhan Luis Milla Aspas dipastikan akan mengambil bagian dari turnamen Islamic Solidarity Games (ISG) 2017 yang akan berlangsung pada tanggal 12 hingga 22 Mei 2017 mendatang di Baku, Azerbaijan. Sebelum mengikuti kejuaraan antar negara Islam tersebut. Timnas U-22 akan mengadakan pemusatan latihan di Spanyol dari tanggal 15 April hingga 6 Mei 2017 mendatang.

Timnas Indonesia U-22

Timnas Indonesia U-22 targetkan mencapai babak semifinal di kancah Islamic Solidarity Games 2017

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) selaku otoritas tertinggi dunia sepakbola di Tanah Air telah memiliki target untuk para penggawa muda Timnas Indonesia yang akan berlaga di ajang ISG 2017. “Kami telah diberikan target oleh PSSI yakni mampu meraih medali perak, atau setidaknya mencapai babak semifinal,” ujar Manajer Timnas U-22, Endri Erawan.

Erawan mengakui bahwa target yang diberikan oleh PSSI terbilang tidak mudah. Terlebih, waktu persiapan para pemain dapat dibilang cukup singkat. Namun, Erawan berharap bahwa pelatihan yang akan dilangsungkan di Spanyol, mampu meningkatkan kualitas pemain muda.

Luis Milla Berharap Kualitas Para Pemian Meningkat

Timnas U-22 dijadwalkan akan berlatih di Spanyol pada bulan April hingga Mei mendatang. Pelatih Luis Milla Aspas berharap, bahwa pelatihan tersebut akan mampu menaikkan kualitas dan mental para pemain.

Luis Milla Aspas

Luis Milla Aspas berharap kualitas dan mental para pemain meningkat

“Kami akan pergi ke Spanyol untuk melakukan pusat pelatihan disana. Dengan demikian, kami berharap bahwa para pemain akan dapat meningkatkan kualitas dan mental mereka,”

“Selain berlatih, kami disana akan menyaksikan beberapa pertandingan, yakni laga El Clasico dan pertandingan di kancah Liga Champions. Dengan tujuan agar mereka merasakan atmosfer pertandingan besar di Eropa,” ungkap mantan pelatih yang pernah menangani Barcelona B, Real Madrid dan Valencia.

Lima Gol Gonzales Antarkan Arema FC ke Final Piala Presiden

Arema secara dramatis mampu mengembalikan keadaan di laga leg kedua babak semifinal Piala Presiden 2017 melawan Semen Padang pada hari Minggu, tanggal 5 Maret 2017 lalu di Stadion Kanjuruhan, Malang. Gonzales menjadi pahlawan dengan sumbangan lima gol, yang hanya dibalas dua gol oleh Marcel Sacramento dan Vendry.

Arema vs Semen Padang

Arema berhak tampil di partai final Piala Presiden setelah meraih kemenangan 5-2 atas Semen Padang

Sehingga agregat akhir menjadi 5-3 untuk keunggulan Singo Edan dan berhak melaju ke partai puncak. Setelah sebelumnya pada leg pertama tim arahan Aji Santoso harus menelan kekalahan tipis 1-0. Di partai final, Arema akan menghadapi Pusamania Borneo FC II yang tidak terduga mampu mengalahkan sang juara bertahan Persib Bandung.

Jalannya Pertandingan Arema vs Semen Padang Babak Pertama

Arema yang bermain di markas kebanggaan sendiri dengan dukungan penuh para fans yang selalu setia mendukung, langsung memeragakan permainan dengan tempo tinggi. Mereka menyadari bahwa untuk melangkah ke babak selanjutnya, mereka harus memenangkan pertandingan.

Arema vs Semen Padang

Arema menghadapi perlawanan sengit dari Semen Padang

Meskipun menampilkan permainan yang agresif, tetapi Singo Edan mengalami kesulitan untuk menembus lini pertahanan tim tamu. Pasalnya, Semen Padang bermain dengan sangat displin dalam menjaga area pertahanan.

Usaha Arema untuk meraih kemenangan menjadi berat, setelah tim tamu mampu terlebih dahulu membuka keunggulan pada menit ke 23 berkat sepakan Marcel Sacramento.

Berawal dari serangan balik yang dimotori oleh Adi Nurgoho, pemain tersebut langsung memberikan umpan silang ke Sacramento yang sukses dimanfaatkan. Gol tersebut tidak terlepas dari kelengahan Arthur Cunha yang menjaga lini pertahanan.

Hanya berselang empat menit dari gol pertama, tim besutan Nil Maizar sukses menggandakan keunggulan melalui tendangan mendatar Vendry. Skor 0-2 membuat Arema harus bekerja keras untuk mengamankan satu tiket ke babak final. Setidaknya, Singo Edan harus mampu mencetak empat gol.

Walaupun demikian, Arema tidak menyerah dengan keadaan. Serangan demi serangan terus dilancarkan ke lini pertahanan lawan. Hingga akhirnya, Cristian Gonzales mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2, setelah dirinya memanfaatkan umpan matang dari Felipe Bertoldo.

Aremania yang datang memenuhi stadion kembali bergemuruh, setelah melihat timnya mampu menyamakan kedudukan, yang hanya berselang tiga menit saja. Adalah tendangan bebas dari Gonzales yang melesat ke arah gawang, yang tidak mampu diantisipasi oleh M Ridwan.

Di menit ke 36, hampir saja Gonzales membawa timnya berbalik unggul, andai saja tendangannya tidak mengenai mistar gawang. Setelah Ia secara spektakuler mampu mengelabuhi Novrianto dan sang kiper lawan. Skor 2-2 menutup jalannya babak pertama.

Babak Kedua

Memasuki paruh kedua, tim tuan rumah mempertahankan cara bermain yang sangat agresif, lantaran hasil imbang tidak akan mampu mengantarkan mereka tampil di partai final. Sebaliknya, tim tamu yang sedikit lengah, perlahan memperbaiki kembali lini pertahanan mereka.

Cristian Gonzales

Cristian Gonzales sukses mencetak lima gol dan membawa Arema lolos ke partai final

Gonzales mampu kembali mencatatkan namanya di babak skor sekaligus mengembalikan keadaan menjadi 3-2. Penyerang berusia 40 tahun tersebut sukses memanfaatkan kesalahan dari M Ridwan yang kurang baik dalam menyapu umpan silang Dendi Santoso, yang justru mengarah ke Gonzales dan begitu mudah menyarangkan bola ke dalam gawang.

Skor 3-2 belum cukup untuk mengantarkan Arema melaju ke babak final, karena meskipun agregat sama kuat 3-3, tetapi Semen Padang unggul dengan dua gol tandang. Sehingga, para pemain tuan rumah terus termotivasi.

Hasilnya, Gonzales benar-benar menjadi pahlawan tim, setelah di menit-menit akhir pertandingan, Ia mampu mencetak dua gol. Hingga akhirnya, skor berakhir dengan kedudukan 5-2. Itu berarti, agregat menjadi 5-3 dan Arema berhak untuk tampil di partai final Piala Presiden 2017.