Dihukum Empat Pertandingan, Lionel Messi Angkat Suara

Kapten Tim Nasional (timnas) Argentina Lionel Messi bersikeras bahwa dirinya tidak melakukan kesalahan. Setelah dirinya menerima hukuman larangan tampil sebanyak empat laga. Lantaran dianggap bintang Barcelona tersebut menghina hakim garis dengan kata-kata yang tidak pantas.

Lionel Messi

Lionel Messi mengungkapkan bahwa hukumannya tidak adil

Pada pertandingan melawan Cile dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2018 Rusia, pemain peraih lima kali Ballon d’Or ini mampu mencetak satu gol. Namun, friksi yang terjadi antara dirinya dengan hakim garis di babak kedua. Memaksa La Pulga harus dijatuhi sanksi yang hanya berjarak beberapa jam sebelum pertandingan krusial melawan Bolivia berlangsung.

Alhasil, Tim Tango terpaksa menuai hasil yang buruk dalam partai melawan Bolivia. Pertandingan yang dihelat di Stadion Hernando Siles, La Paz itu berakhir dengan kedudukan 2-0 untuk keunggulan tim Angel Guillermo Hoyos. Lantas, Messi menegaskan bahwa suspensi yang dirinya terima adalah hal yang tidak adil.

“Kata-kata yang keluar dari mulut saya tidak pernah ditujukan untuk asisten. Tapi saya tunjukkan kepada angin yang berhembus,” ujar Messi dalam pernyataan yang diberitakan oleh La Nacion.

Empat laga yang terpaksa harus dilewati Messi bersama timnas Argentina adalah melawan Bolivia yang berakhir dengan kekalahan, dan tiga laga berikutnya saat menghadapi Venezuela, Peru dan Uruguay. Meskipun begitu, dikabarkan bahwa Argentina siap untuk mengajukan banding.

Argentina Siap Melakukan Banding Atas Hukuman Lionel Messi

“Tentu kami semua merasa kaget dengan keputusan yang telah ditetapkan. Kami begitu marah akan pengambilan keputusan ini. Lantaran hal ini ditangani hanya beberapa jam sebelum pertandingan melawan Bolivia berjalan,”

Lionel Messi

Argentina akan mengajukan banding terkait hukuman Lionel Messi

“Oleh karena itu, kami akan mengajukan banding mengenai keputusan FIFA itu. Terdapat sejumlah contoh sebelumnya demi meyakinkan bahwa hukuman ini bisa dikurangi. Dia (Messi) merasa sedih, begitu juga dengan kami semua. Kami tak setuju mengenai cara persoalan ini ditangani,” ungkap Jorge Miadosqui selaku sekretaris timnas.

Kekalahan atas Bolivia memaksa posisi Argentina turun satu peringkat dan saat ini menempati urutan kelima dalam klasemen zona CONMEBOL yang menyisakan empat pertandingan. Adapun empat tim teratas dipastikan akan lolos secara otomatis untuk tampil di Piala Dunia 2018 Rusia. Sementara posisi kelima diwajibkan mengikuti laga play-off antarkonfederasi.

Claudio Tapia Berusaha Untuk Ringankan Sanksi Messi

Claudio Tapia terpilih sebagai Presiden AFA (otoritas tertinggi sepakbola Argentina) pada proses pemilihan yang berlangsung tanggal 29 Maret 2017 lalu. Di awal masa baktinya sebagai presiden, Tapia menyatakan bahwa dirinya akan berusaha untuk mengurangi hukuman yang diterima oleh Lionel Messi.

Claudio Tapia

Claudio Tapia berusaha akan meringankan sanksi Lionel Messi

Setelah Julio Grondona yang menjabat sebagai Presiden AFA sejak tahun 1979 meninggal dunia di tahun 2014 lalu. Luis Segura menjadi penggantinya. Namun Segura segera mengundurkan diri, menyusul dirinya didakwa telah melakukan sebuah penipuan pada bulan Juni 2016 lalu. Untuk mengganti posisi tersebut sementara waktu, ditempati oleh sejumlah pejabat sementara.

Hingga akhirnya, AFA saat ini sudah memiliki pemimpin yang tetap. Claudio Tapia berhasil menjadi pemenang dalam pemungutan suara, setelah dirinya menerima jumlah suara sebanyak 40 dari 43 suara.

“Saya terlebih dahulu ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada semuanya, yang telah berpartisipasi hingga momen ini dapat tercipta. Ini adalah hal yang sangat penting. Lantaran masing-masing pemimpin tergabung bersama kami dalam sebuah demokrasi ini,” ujar Tapia.

Sang presiden tidak lupa untuk berbicara mengenai kasus Lionel Messi yang terpaksa mendapatkan sanksi berupa larangan tampil sebanyak empat laga. “Messi, tak perlu merasa khawatir. Kami semua disini akan berusaha keras untuk dapat setidaknya mengurangi masa hukuman,” tutup Tapia.